mommy wannabe

Tes Kesehatan PT PLN

August 19, 2008 · 1 Comment

Hari ini saya mengikuti tes kesehatan rekrutmen PT PLN yang sedianya menjadi tes terakhir dalam seleksi pegawai PT PLN. Tes kesehatan berlangsung di PRAMITA Lab, Jalan R. E. Martadinata 135, Bandung dan berlangsung sejak pukul 07.00 sampai dengan hampir pukul 12.00.

Tes yang dilakukan meliputi

  1. Tes darah dan urine. I really don’t like the idea that you should put your urine in a small-tube and put it outside the toilet room instead of throw it away in the closet. yaikss….
  2. Pemeriksaan mata. Minusku nambah ya???
  3. ECG. Electro Cardio Graph (??) buat apa, gatau. Hasilnya cuma berupa grafik-grafik gitu.
  4. Tes Audiometri. Tes denger suara. Dari yang sauranya keras (mudah terdengar) sampe samar-samar.
  5. Rotgen. Foto thorax.
  6. Pemeriksaan fisik: tekanan darah, buta warna, dan pemeriksaan ntah-apa-sama-dokternya.

Once again, i think i have to make a big decision soon (life is the matter of choices, right?). Is it become a PLN employee (kalo keterima) or pursuing my study.

Aaaarggggghh…..it’s a very hard decision to made. Very confusing.

What do you think, guys? Become a PLN employee? Or pursuing my study?

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

jilbab anniversary

August 14, 2008 · 5 Comments

Barusan baca postingan gagan di blognya tentang jilbab. Saya jadi inget cerita saya sendiri. Tanggal 10 Agustus kemaren, tepat 10 tahun saya memakai jilbab =)

“Hijrah” itu terjadi persis hari pertama saya memakai seragam SMP. Banyak komentar yang diterima dari temen-temen saat itu, kebanyakan ngeledek dan ketawa (saya yakin itu cuma bercanda), soalnya saya tomboy banget. Tapi, ada satu komentar dari teman saya yang berkesan, Dian namanya, “Selamat ya, gHin. Semoga jadi lebih baik”. Kira-kira begitu.

Asal usul berjilbab? Hmmmm….kenapa ya?

Pertama, karena mama dan adik saya sudah lebih dulu berjilbab. Kemudian, kakak saya yang seangkatan juga memutuskan untuk berjilbab mulai SMP. Saya jadi mikir, “Sekalian saja bikin seragam muslimah untuk SMP dan mulai berjilbab”. Malam sebelumnya, tante saya sempet komentar, “Yakin mau berjilbab? Nanti jadi dijauhin orang lho..jadi susah gaul”.

Hahahaha…..what a silly statement.

Kedua, saya terkesan dengan cerita mama tentang perjuangan anak-anak SMA tahun ‘80-an untuk berjilbab (waktu itu masih jaman larang-larang orang pake jilbab. ntah papa). Omong-omong, dulu saya belum tahu lho, kalo berjilbab itu hukumnya wajib..

So…………maju terus pantang mundur!!! :D

Hari pertama pake jilbab, kesiangan karena lama siap-siap. Namanya juga pake jilbab berpeniti, apalagi kali pertama kan pake sendiri. Dulu kan belum jaman jilbab langsung kaya sekarang. Rabbani belum buka juga. Hehehe…. (tapi sampe sekarang saya juga ga terlalu suka pake jilbab langsung).

Trus…………..hampir jatuh pas turun dari angkot. Belibet gitu deh karena pake rok panjang. Hahahaha….. FYI, selama SD, saya ga pernah punya rok kecuali rok seragam. Semuanya celana. Kebayang kan belibetnya pake rok panjang??? Dan kemudian, kesusahan lari-lari sampe gerbang sekolah.

Cerita lain yang saya ingat tentang masa-masa awal saya berjilbab:

  1. karena dulu saya sering berantem ama beberapa anak cowo di kelas, mereka jadi punya cara lain buat ngejailin saya. Yaitu dengan narik-narik jilbab saya dari belakang. Huhu….jahat sekali mereka =(
  2. rok panjang saya selalu sobek sampe kelas 3 SMP. Pake rok panjang tapi grasah-grusuh sih!


Metamorfosis itu….

Bertahap, tentunya. Alhamdulillah, dari awal saya berjilbab, saya ga pernah pake jilbab iket. Karena menurut saya, jilbab itu ya kerudung yang dilebarin gitu. Bukan yang sekadar menutupi rambut. Tapi, ukuran jilbabnya ga gede-gede amat. Trus, sampe SMA, saya masih suka pake celana panjang.

Alhamdulillah-nya, keluarga full support dan bahkan mama sering mengungkapkan rasa bahagianya karena putri-putrinya berjilbab dengan kemauan sendiri.

Dulu, waktu kakak saya mulai pake jilbab lebar pas SMA, saya sering komentar, “Ngapain sih pake jilbab lebar-lebar banget, ribet liatnya”. Hehe… Baru saya sadar belakangan bahwa itu merupakan salah satu ikhtiarnya untuk menutupi aurat secara kaffah =)

Intinya, berjilbab adalah suatu proses menuju menjadi muslimah yang kaffah. Dan hukumnya wajib. Itu merupakan salah satu tahap dalam banyaknya tahap menuju diri yang lebih baik. Jadi, tidak tepat jika beralasan “belum siap”, “belum banyak ilmu”, “belum baik” untuk mulai berjilbab.

Justru, dari sanalah semua akan bermula, insyaAllah =)

Untuk saudari-saudariku yang masih ragu untuk berjilbab, “Ayo, tunggu apa lagi?” ^^

→ 5 CommentsCategories: Uncategorized

pindahan II

August 13, 2008 · 2 Comments

Alhamdulillah, hari sabtu (9 Agustus) kemarin sudah beres pindahan tahap II. Which means, saya sudah mengundurkan diri dari dunia ke-asrama -an secara resmi. Halah…halah….

Jadinya, pindahan naik taksi :D (alhamdulillah muat taksinya)

hahaha…..

Pindahan tahap II yang direncanakan hanya akan melibatkan satu buah kardus, satu jinjingan, dan sebuah ransel ternyata GAGAL!!!! Ternyata, banyak banget barang yang lupa dibawa pada pindahan tahap I sehingga bikin barang-barang pada pindahan tahap II tetep banyak =(

Kira-kira, barang inilah yang kemaren diangkut pada pindahan tahap II

  1. Satu koper kecil berisi kerudung
  2. Dua buah trash bag berisi baju (terpaksa pake trash bag, berhubung koper besarnya dah dibawa ke margahayu pada pindahan tahap I :D)
  3. Satu buah karpet kecil
  4. Satu buah guling kesayangan
  5. Satu keranjang berisi selimut dan sambungan listrik
  6. Satu buah jinjingan berisi berkas-berkas akademik
  7. Satu buah kardus berisi hanger, tupperwares, dan dua pasang sepatu
  8. Satu buah kardus berisi buku-buku TA dan kosmetik (halah)
  9. Satu buah ransel
  10. Satu buah laptop case

It’s a wrap..

Adios…. ^^

PS: thanks buat yang udah bantuin pindahan tahap II =)

→ 2 CommentsCategories: Uncategorized

aku tak mau berteman denganmu!

August 13, 2008 · 8 Comments

malas

pergilah!
ku tak mau berteman denganmu!

pergiii………!!!!

→ 8 CommentsCategories: Uncategorized

miris

August 4, 2008 · No Comments

Di satu sisi, perebutan kepemimpinan terjadi antara orang-orang yang tidak capable menjadi pemimpin

Di lain pihak, orang yang capable menolak dijadikan pemimpin

Buat orang-orang yang capable, ga usah ragu untuk maju. Dengan kekuasaan, Anda bisa mengubah keadaan menjadi lebih baik, insyaAllah =)

→ No CommentsCategories: Uncategorized

changing my point of view

August 1, 2008 · 9 Comments

So far, i always thought that every single thing that i can not do or achieve is because of my “inability” or in other word, it was a failure of me, i failed. My “inability” to graduate on July, my “inability” to get 4.00 for m GPA, and many others “inability”..

Sometimes, it took so long for me to forget  “the failure” and forgive myself. In everything that i didn’t do well, i always blame myself as a punishment. “I deserve to be blame for the failure”, I always think that way.

Know what? It often makes me stress and even gives me nightmares..

Until recently, something makes me completely realize that for everything we achieve, there’s the path. It already decided by ALLAH SWT. I am learning to overcome my “guilty feeling” and ask myself to move on, don’t have to cry on something already happened.

You know something, guys?

If you failed to achieve something, it doesn’t mean that you can’t (or don’t have ability to) do that. Perhaps it’s just not the best for you…

Ganbatte ne…! ^^

PS: thanks to you who always makes me think positively and just put my “inability” aside.. You give me strength to change my negative-point-of-view..

→ 9 CommentsCategories: Uncategorized

on becoming a teacher (3)

July 31, 2008 · 5 Comments

Hari ini aku mengajar (lagi). Ngajar PRE buat anak-anak SP yang cuma 4 orang.

Jadi, ceritanya, anak-anak SP ini adalah angkatn 2006 yang kalau ngga lulus TPB (PRE kan matkul TPB), mereka bakal bermasalah dan terancam DO (karena tidak dapat menyelesaikan TPB selama 2 tahun).

Actually, there is one student that don’t deserve (yaa….at least don’t have ) to be there - in my point of view. Maksudnya, anak itu lumayan ngerti materi kok. Quiz dan UTS-nya juga bagus-bagus. Seharusnya dia ga perlu sampe harus ngambil SP buat lulus PRE. Parahnya lagi, di kelas sekarang, dari 4 orang yang terdaftar, hanya dua orang yang rajin hadir, satu orang dateng baru-baru ini, dan satu orang lagi baru datang sekali. Ntah papa….. padahal dihadapkan ama DO.

Tapi ngajar di kelas kecil itu enakkkkkkkkkkkk lho! =D

Progress masing-masing jadi terpantau, nanya-dan menjelaskan jadi lebih enak, nyaman, ga ribut, ga cape, kelasnya ga penuh, etc dllsb..

I love teaching

Semoga kualitas mengajarku semakin baik hari demi hari ^^

→ 5 CommentsCategories: Uncategorized

seminar hari ini: mengecewakan

July 30, 2008 · 9 Comments

Hari ini saya dan beberapa teman dari Salman menghasiri Seminar Politik Perempuan: Berikan Keamanan bagi Wanita di Kota Bandung (kalo ga salah judulnya itu) yang diadakan oleh KAMMI Komisariat Bandung. Acaranya di Holiday Inn dan tampaknya akan bergengsi karena akan menghadirkan ketiga kandidat cawalkot Bandung.

Tapi, ternyata, caranya mengecewakan!

Kenapa kecewa?

Tentunya karena saya sudah punya ekspektasi sebelumnya mengenai seminar ini

1. Pengen tau tentang pandangan dan bagaimana perempuan bersikap di bidang politik

2. Pengen tahu pandangan dan program para cawalkot tentang kaum perempuan (terutama keamanan) di Kota Bandung

Ternyata…..

1. Cawalkot yang dateng cuma dua (satu cawaklot dan satu cawawalkot): Pak Taufikurrahman dan Pak Nahadi. Kandidat Dada-Ayi katanya masih di jalan. Toh akhirnya ga dateng-dateng sampe acaranya selesei

2. Ternyata dari diskusi yang ga sampe satu jam itu dengan para calon pemimpin Bandung itu, saya ga ngerasa mereka memandangan penting masalah peran perempuan. Halah….kecewa saya. Apakah mereka ga mikir, berapa banyak orang dan generasi yang bisa terselamatkan dengan membina perempuan-perempuan dengan baik dan memberikan rasa aman??????????? (kaya gitu mau jadi pemimpin) Yang paling mending cuma jawaban dari Pak Nahadi, Pak Taufik mah malah curhat (sori, Pak).

Kecewa aku =(

→ 9 CommentsCategories: Uncategorized

pindahan

July 30, 2008 · 7 Comments

Yosh…akhirnya pindahan tahap I selesai juga :)

6 kardus standar, 1 kardus super besar dan barang-barang kecil-kecil yang ga terhitung :p (kaya pindahan satu rumah :D)

Untuk keberhasilan pindahan tahap I ini, I would like to thank this following person

1. Harso, terima kasih atas tumpangan mobilnya dan bantuan ngangkut-ngangkut barang :) tenk kiu pisan, So ^^

2. Gantina, my room-mate, terima kasih udah ikut nganter dan bantuin ngankat barang-barang :) thanks, Say ^^

3. Didie, my sister, yang udah membereskan kamar dan rumah dan memberikan space satu buah kamar (yang dulu saya tinggali) :) thank you, sist.. I will be there soon, insyaAllah ^^

Yosh…..siap-siap menyongsong hidup baru……

Wish me luck, guys ^^

PS: rencananya pindahannya emang mau dua tahap, tahap II nanti pindahan kecil aja, barang-barang yang masih nyisa di asrama. Satu buah kardus dan satu buah koper rencananya :D

→ 7 CommentsCategories: Uncategorized

people of the boxes

July 29, 2008 · 5 Comments

Salah satu kutipan lagu Dawud Wharnsby Ali (lagi)

Now centuries lie between all the prophets and you and I.
Civilizations are born and die each and every day.
We see good and bad and happy-sad and mad mistakes
we wish we hadn’t made in our attempt to try and live up to their way.
But if we hide ourselves away, afraid to grow and learn,
we might wake up in the flames of the ignorance that burns,
and we’ll never be much more than only casualties of war
in a struggle we can’t win if we have no faith to begin.
We’ve got to tip the lid and let some sunlight in,

`Cause the world is not a box.
There’s no lid, no doors, no cardboard flaps or locks,
and everything in nature from the clouds to the rocks
is a piece of the puzzle of the purpose of mankind.
It’s a piece of the peace of islam.

We should ask ourselves, “are we on the boxes?

→ 5 CommentsCategories: Uncategorized